Di subuh yang dingin..
Kala fajar mula menyingsing
Angin menyapa dingin
Adakah bara itu kembali menyala ditiup angin
Api marak kembali tidak aku ingin
Di subuh yang dingin..
Sepi..
Hanya kokokan ayam memecah hening
Kemarau meresah dingin
Embunan pagi hanya menyejuk dingin
Titisannya menyegar mata yang hening
Kerutan masih mengerut kening
Di subuh yang dingin..
Terlebih berangin..
Kegigilan mencengkam tulang-tulang kering
Sepinya hanya menambah dingin
Jendela ku tutup serapat mungkin
Membukam rasa memangkin
Mentari menjengah dengan muka sardin
Memahami rasa tidak mungkin
Ia telah sejak azali demikian mungkin
Ahhh..dingin sungguh dingin
Namun suara itu hanya tersekat dirongga batin
Saya...
fz